Pengaruh konsumsi energi,luas kawasan hutan dan pertumbuhan ekonomi terhadapemisi co di 6(enam)negaraanggota asean : pendekatananalisis data panel
Perubahan iklim (climate change) yang terjadi saat ini merupakan akibat meningkatnya emisi Co . Konsumsi 2
energi dan pertumbuhan ekonomi sebagai penggerak perekonomian dianggap paling berpengaruh terhadap
meningkatnya emisi CO .Nilai hutan sebagai penyerap emisi CO hingga saat ini belum banyak diketahui. Maka 2 2
diperlukan suatu riset empiris untuk mengetahui pengaruh konsumsi energi, pertumbuhan ekonomi, serta variabel
baru berupa luas kawasan hutan yang turun terhadap peningkatan emisi CO di 6 (enam) negara-negara anggota 2
ASEAN.Penelitian ini bersifat desk analysis dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode
kepustakaan. Pembahasan analisis yang digunakan adalah analisis estimasi model ekonometrik dan statistika
menurut panel data regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ekonometrika dari variabel konsumsi
energi, pertumbuhan ekonomi dengan menambahkan variabel luas kawasan hutan mempunyai pengaruh terhadap
emisi CO dengan tingkat kepercayaan terhadap model sebesar 97,84% dan sisanya yaitu 2,16% dipengaruhi oleh 2
variabel-variabel lain diluar varibel tersebut. Indikasinya setiap kenaikan satu persen luasan hutan dari suatu
negara akan mampu menurunkan nilai emisi CO sebesar 0,04% (dalam metrik ton perkapita).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain