KERAGAMAN JENIS MAMALIA KECIL DI PUSAT INFORMASI MANGROVE (PIM) BERAU, KALIMANTAN TIMUR
ABSTRAK
Mamalia kecil secara ekologi membantu proses regenerasi tumbuhan karena sifatnya sebagai pemencar biji dan penyerbuk bunga. Kemampuan beradaptasi terhadap kondisi habitat yang rusak menjadikannya sebagai salah satu indikator kerusakan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi keragaman jenis mamalia kecil di kawasan pengembangan Pusat Informasi Mangrove (PIM) Berau tahap pertama. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 22 buah perangkap mamalia kecil (small mammal trap) dan umpan berupa buah pisang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di sekitar kawasan pengembangan PIM Berau tahap pertama telah ditemukan dua jenis mamalia kecil, yakni Bajing Kelapa (Callosciurus notatus) dan Tikus Belukar (Rattus tiomanicus). Kepadatan populasi kedua jenis mamalia kecil di lokasi penelitian diperkirakan mencapai 24,6 ekor/ha. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa telah terjadinya kerusakan hutan mangrove yang menjadi habitat kedua jenis satwa tersebut. Hal ini didukung oleh karakteristik vegetasi yang hanya memiliki kerapatan pohon mangrove kurang dari 1.000 pohon/ha, yakni 810,35 pohon/ha. Jenis pohon mangrove dominan dengan kerapatan tertinggi pada semua tingkat perumbuhan yang menjadi ciri khas habitat mamalia kecil di lokasi penelitian yakni Camptostemon philippinense.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain