Analisa kesesuaian lahan hutan rakyat di desa tambak ukir, kecamatan kendit kabupaten situbondo = The Land Suitability Analysis Of Community ForestIn The Village Tambak Ukir, Subdistrict Kendit, Situbondo
The interest of farmers in Tambak Ukir village, Sub District of Kendit, Situbondo, East Java to develop dryland community-forest have increased. For that reason, it is necessary to select the species that suitable with the dryland. Each species has its maximum, minimum and optimum growth requirement. The research was conducted by comparing characteristic and quality of the land with the growth requirements of the plants. The result showed that sengon laut (Paraserianthes falcataria) is used in the land suitability under S2 category or moderately suitable for community forest for the sengon, as well as for Jati (Tectona grandis) and for Mahogani (Swietenia macrophylla). Whereas kacang komak ((Lablab purpureus), jagung (Zea mays) and kacang tanah (Arachis hypogea) are suitable only in the land with the slope 3%-8
% is S2 (moderately suitable) category.
= Minat petani di desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk mengembangkan hutan rakyat di lahan kering telah meningkat. Untuk itu perlu dukungan pemilihan jenis tumbuhan agar sesuai dengan kondisi lahannya. Penelitian dilakukan dengan cara membandingkan karakteristik dan kualitas lahan dengan persyaratan tumbuh tanaman. Hasil analisa menunjukan lahan yang akan dimanfaatkan untuk membangun hutan rakyat termasuk kelas kesesuaian lahan potensial
cukup sesuai (S2) untuk jenis sengon laut
(Paraserianthes falcataria), jati (Tectona grandis) dan mahoni
(Swietenia macrophylla). Sedangkan untuk kacang komak (Lablab purpreus), jagung (Zea mays) dan kacang tanah (Arachis hypogea) termasuk kelas kesesuaian lahan potensialnya cukup sesuai (S2) hanya
pada lereng dengan kemiringan dari 3%-8 %.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain