Lamela, Venir Gergajian Yang Telah Dilupakan Ternyata Bernilai Tinggi
Lamela atau disebut juga venir lamela (lamella veneer) adalah lembaran kayu tipis dengan tebal 2,0 - 8,0 mm dari hasil penggergajian kayu. Metode pembuatan venir dengan penggergajian kini mulai digunakan kembali. Hal tersebut bisa terjadi karena produksi venir dengan pengupasan atau penyayatan menimbulkan cacat khas yang tidak pernah dapat dihindari, yaitu retak permukaan. Tetapi venir lamela yang dibuat dengan cara digergaji merupakan produk kayu utuh (solid wood) dengan permukaan yang mulus dan indah sehingga sangat disukai untuk interior, lapisan permukaan lantai (surface of engineered floor), alat musik dan furnitur yang mahal. Produksi lamela Indonesia masih terbatas sedangkan nilai jual produknya lebih tinggi dari kayu lapis. Padahal, potensi bahan baku di Indonesia untuk produksi lamela cukup tersedia.
Untuk mendukung pengembangan industri lamela diperlukan penelitian pengolahan berbagai jenis kayu dan kayu indah Indonesia untuk pembuatan lamela, terutama sifat fisik mekanik, penggergajian dan pengerjaan serta perekatan kayu. Sedangkan, untuk pengembangan pasar lamela Indonesia di pasar global diperlukan penyusunan standar produk lamela.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain