Genetic diversity of sengon (falcataria moluccana (miq.)barneby & j.w.grimes) revealed using single nucleotidepolymorphism (snp) markers
KERAGAMAN GENETIK SENGON (Falcataria moluccana (Miq.) Barneby & J.W.Grimes)
MENGGUNAKAN PENANDA SINGLE NUCLEOTIDE POLYMORPHISM (SNP). Pengetahuan tentang
keragaman genetik dan hubungan kekerabatan antara populasi merupakan hal penting bagi konservasi genetik dan program
pemuliaan pohon.Tulisan ini mempelajari penggunaan penanda SNP untuk mengetahui keragaman genetik dan hubungan
kekerabatan sengon. Analisa dua belas penanda Single Nucleotide Polymorphism (SNP) pada sengon di kebun benih
Candiroto Jawa Tengah menunjukkan bahwa total populasi mempunyai keragaman genetik yang tinggi (He=0.359±0.128).
Sengon dari Wamena mempunyai keragaman genetik tertinggi sementara sengon dari wilayah Jawa terkecil. Hasil analisa
hubungan kekerabatan menunjukkan sengon terbagi dalam tiga cluster; yang pertama, sengon dari Jawa Timur dekat dengan
Wamena, yang keduanya ter-cluster dengan Biak dan kemudian Pulau Makian; cluster kedua, Jawa Barat dan Jawa
Tengah dengan Pulau Mindanao; dan terakhir Halmahera. Informasi hubungan kekerabatan ini dapat digunakan untuk
mendukung program pemuliaan pohon dan populasi genetik sengon. Sebagai contoh untuk koleksi materi genetik sebagai
bahan pembangunan kebun benih sengon selanjutnya perlu meminimalkan pengambilan materi genetik dari Jawa karena selain
mempunyai keragaman genetik yang lebih rendah dari populasi lainnya, juga terindikasi mempunyai hubungan kekerabatan
yang dekat dengan sengon dari Papua dan Mindanao. Sementara sengon dari Biak dan Wamena di Papua dan Halmahera
di Maluku dapat secara langsung dikoleksi karena mempunyai keragaman geneitik yang tinggi dan cluster yang berbeda.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain