Pengawetan Kayu Mindi ( Melia azedarach L.) Melalui Rendaman Dingin Dengan Bahan Pengawet Bae
ABSTRAK. Mindi (Melia azedarach L.) merupakan salah satu tanaman yang dikembangkan di hutan rakyat karena sudah terbukti baik sebagai bahan baku mebel untuk ekspor dan domestik. Namun, kayu mindi termasuk ke dalam kayu dengan kelas awet rendah yaitu IV-V sehingga rentan terhadap serangan organisme perusak kayu. Oleh karena itu diperlukan upaya peningkatan masa pakai melalui pengawetan kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dingin dan ukuran sortimen terhadap retensi dan penetrasi bahan pengawet BAE (Boric Acid Equivalent) pada kayu mindi. Sampel kayu berasal dari pohon di hutan rakyat Desa Parigi, Ciamis. Percobaan disusun secara faktorial dengan 3 perlakuan lama perendaman (3, 5 dan 7 hari) serta 2 ukuran sortimen kayu (tebal 2,5 dan 5 cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman berpengaruh nyata terhadap retensi dan penetrasi bahan pengawet BAE, dengan kecenderungan peningkatan retensi dan penetrasi dengan meningkatnya lama perendaman. Berdasarkan persyaratan SNI untuk perumahan dan gedung, pengawetan kayu mindi dengan bahan pengawet BAE 10% yang disarankan adalah dengan lama perendaman selama 3 hari (tebal 2,5 cm) dan5 hari (tebal5 cm).
Kata kunci: BAE, mindi, pengawetan, rendaman dingin, SNI
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain