Performances of two prototypes of log extraction techniques using the skyline system
KINERJA DUA PROTOTIPE TEKNIK PENGELUARAN KAYU DENGAN MENGGUNAKAN
SISTEM KABEL LAYANG. Kegiatan pengeluaran kayu untuk dibawa dari areal tebangan ke pinggir jalan angkutan
bukan pekerjaan mudah. Kegiatan ini menghadapi berbagai kendala terutama kondisi biofisik misalnya lereng yang curam,
naik turun lereng, menyebrangi lembah dan sungai, jalan yang licin dan kayu yang berbobot berat serta aksesibilitas
yang rendah. Untuk mengantisipasi kendala tersebut, telah dilakukan rekayasa alat sistem kabel layang berupa Expo
-2000 Generasi-1, bermesin bensin 6 HP (G-1) dan Expo -2000 Generasi-3, bermesin diesel 12 HP (G-3). Uji coba
telah dilakukan di Cimeong dan Rancaparang untuk mesin (G-1) pada tahun 2011 dan untuk mesin (G-3) di Cibatu
Cianjur serta di Cibaliung Banten pada tahun 2013. Uji coba ini dilakukan untuk mengetahui kinerja kedua mesin
dalam pengeluaran kayu yang mengarah ke atas bukit serta membandingkan keduanya dalam hal produktivitas dan biaya.
Data yang dikumpulkan antara lain waktu kerja, volume kayu yang dikeluarkan, jarak angkut, dan penggunaan bahan
bakar. Data dianalisa untuk memperoleh nilai rata-rata produktivitas dan biaya operasi pengeluaran kayu tersebut. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa prototipe G-3 dengan jarak uji coba antara 130-430 m dengan posisi kayu horizontal
bisa mengeluarkan kayu 1,72 m3/jam, sedangkan prototipe G-1 dengan posisi kayu vertikal pada jarak sekitar 50-320 m,
hanya bisa mencapai ± 0,85 m3/jam. Ini berarti prototipe Expo-2000 G-3 lebih efektif digunakan untuk mengeluarkan
kayu di medan curam.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain