PERBAIKAN PRAKTEK-PRAKTEK SILVIKULTUR PADA PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT DI SUMATERA BAGIAN SELATAN
ABSTRAK
Rendahnya produktivitas tegakan pada hutan rakyat merupakan salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat dalam membudidayakan jenis-jenis tanaman kehutanan. Produktivitas yang rendah disebabkan oleh dua hal, pertama adalah kurangnya penguasaan aspek silvikultur dan kedua, perencanaan yang kurang baik. Pada umumnya, praktek silvikultur yang diterapkan pada hutan rakyat adalah silvikultur dasar (sederhana), mulai dari pemilihan jenis, perbenihan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan. Perbaikan utama yang perlu dilakukan pada hutan rakyat adalah pemilihan bibit bermutu, penyesuaian jenis tanaman dengan tempat tumbuh, pemilihan pola tanam dan pengaturan jarak tanam, serta penentuan waktu panen yang tepat. Faktor-faktor ini saling berkaitan dan perlu direncanakan secara baik sehingga hutan rakyat yang dikelola dapat memberikan hasil yang optimal.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain