No Inventaris :4.2.59

Tingkat Pertumbuhan Ulat Sutera (5 Stadia)

Artefak

Deskripsi Koleksi

Tingkat pertumbuhan ulat sutera koleksi Museum Kehutanan pada dasarnya adalah ulat sutera yang diawetkan dalam lima stadia masa pertumbuhannya. Ulat sutera (Bombyx mori) adalah ngengat yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai penghasil serat/benang sutera. Makanan ulat sutera hanyalah daun murbei (Morus alba). Ia berasal dari utara Tiongkok. Telur ngengat sutera membutuhkan waktu sekitar sepuluh hari untuk menetas.

Sebagaimana umumnya larva/ulat, ulat sutera sangat rakus; makan sepanjang siang dan malam sehingga tumbuh dengan cepat. Apabila warna kepalanya sudah menjadi semakin gelap, ulat sutera akan segera berganti kulit/cangkang. Dalam hidupnya, ulat sutera mengalami empat kali ganti kulit, hingga berwarna kekuningan dan lebih ketat, yang menjadi tanda akan segera membungkus diri dengan kepompong.

Ukuran dan Bahan

Ukuran: Panjang: 45 cm, Lebar: 19,5 cm; Keadaan utuh, Kondisi baik.

No Inventaris :4.2.60

Kokon Ulat Sutra

Artefak

Deskripsi Koleksi

Kokon atau kepompong ulat sutera terbentuk setelah ulat sutera mengalami empat kali ganti kulit. Setelah berwarna kekuningan, ulat akan membentuk kepompong sutera mentah. Kokon ini menjadi bahan dasar pembuatan benang sutera, yang setelah dipintal bisa menghasilkan benang sutra sepanjang 300 hingga 900 meter per kepompong. Seratnya berdiameter sekitar 10 mikrometer.

Sebelum ulat sutra menjadi matang dan keluar dari kepompongnya (kepompong digigiti hingga rusak dan tidak bernilai ekonomi), kepompong tersebut kemudian direbus untuk membunuh ulat sutra dan memudahkan penguraian seratnya. Adapun kupu-kupu dewasa yang dipelihara untuk bibit ulat sutra tidak bisa terbang.

Ukuran dan Bahan

Ukuran: Panjang: 45 cm, lebar: 20 cm; Keadaan utuh, Kondisi baik.

No Inventaris :4.1.79

Contoh Penyadapan Pinus yang Salah

Artefak

Deskripsi Koleksi

Batang pohon pinus yang sebagai contoh cara penyadapan getah pinus yang salah, sehingga kuantitas dan kualitas dari getah pinus yang dihasilkan tidak maksimal.

Ukuran dan Bahan

Keadaan utuh, kondisi baik; Tinggi 220 cm

No Inventaris :4.1.82

Contoh Penyadapan Pinus yang Benar

Artefak

Deskripsi Koleksi

Batang pohon pinus sebagai contoh cara penyadapan getah pinus yang benar, sehingga kuantitas dan kualitas dari getah pinus yang dihasilkan sangat maksimal.

Ukuran dan Bahan

Kondisi baik, keadaan utuh; Tinggi 220 cm; Terbuat dari batang pohon pinus

No Inventaris :4.2.97

Bongkang gondorukem

Artefak

Deskripsi Koleksi

Terbuat dari getah pinus

Ukuran dan Bahan

Keadaan utuh, kondisi baik

No Inventaris :4.2.98

Gondorukem kualitas ekspor

Artefak

Deskripsi Koleksi

Terbuat dari getah pinus

Catatan: 1 tong kurang lebih 50 kg gondorukem produksi pertama pabrik gondorukem  dan terpentin (PET) Garahan, KPH Jember

Ukuran dan Bahan

Keadaan utuh, kondisi baik

No Inventaris :4.2.99

Gondorukem (Dalam tong)

Artefak

Deskripsi Koleksi

1 tong, Tinggi: 50 cm, diameter: 34,5 cm

Terbuat dari getah pinus

Ukuran dan Bahan

Keadaan utuh, kondisi baik

No Inventaris :4.2.100

Gondorukem kelas 1 / Istimewa

Artefak

Deskripsi Koleksi

Dalam kotak, Panjang: 20 cm, lebar: 20 cm, tinggi: 5 cm

Terbuat dari getah pinus

Ukuran dan Bahan

Keadaan utuh, kondisi baik

No Inventaris :4.2.101

Gondorukem kelas II / Utama

Artefak

Deskripsi Koleksi

Dalam kotak, panjang: 20 cm, lebar: 10 cm, tinggi: 5 cm

Terbuat dari getah pinus

Ukuran dan Bahan

Keadaan utuh, kondisi baik