Jakarta, 22 Oktober 2025 — Museum dan Perpustakaan Ir. Djamaludin Suryohadikusumo (Muspera) melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kehutanan menggelar program Muspera Goes To School di SMKN 57 Jakarta. Kegiatan ini menjadi ajang edukatif untuk menumbuhkan literasi pelayanan publik dan semangat keterbukaan informasi di kalangan pelajar.
Puluhan siswa jurusan Usaha Layanan Wisata tampak antusias mengikuti sosialisasi Standar Layanan Publik dan praktik Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) secara daring. Tak hanya itu, suasana menjadi hidup saat sesi kuis Kahoot! digelar memadukan belajar, bermain, dan berkompetisi dalam satu kegiatan menyenangkan.
Sebanyak 33 siswa berhasil mengisi survei SKM, yang menambah partisipasi responden dalam Survei Kepuasan Layanan Pusdatin 2025. “Generasi muda perlu mengenal hak dan kewajiban dalam layanan publik agar tumbuh kesadaran untuk ikut berkontribusi,” ujar Rattahpinnusa H. Handisa, S.Sos., M.I.M, dari tim pelaksana.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu siswa, Bintang, dengan rasa ingin tahu yang tinggi bertanya, “Bagaimana cara Muspera beradaptasi dengan teknologi informasi agar tetap dekat dengan generasi muda seperti kami?”
Pertanyaan itu dijawab oleh Tutik Sriyati, S.Sos, anggota tim Muspera. “Muspera kini aktif di platform media sosial, khususnya Instagram. Melalui konten kreatif dan informatif, kami ingin membangun jembatan komunikasi dengan pengguna layanan generasi Z,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yang menilai Muspera berhasil menghadirkan pembelajaran publik dengan cara yang inspiratif dan relevan dengan dunia digital pelajar masa kini.
Dengan semangat literasi dan inovasi digital, Muspera Goes To School membuktikan bahwa edukasi pelayanan publik bisa dilakukan dengan pendekatan kreatif dan dekat dengan generasi muda
Kontributor : Siti Jahidah Fina, S.Hum
Editor : Rattahhandisa